Buku Harian dalam Akutansi

1.Arti buku harian
Buku harian adalah buku yang secara sistematis mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau perorangan menurut tertib waktu.
Tujuan pencatatan transaksi dalam buku harian adalah :
1.Tidak ada transaksi yang terlewatkan
2.Tidak akan terjadi salah buku pada pencatatan selanjutnya
3.Transaksi-transaksi dapat disusun secara kronologis dalam pencatatan-pencatatan selanjutnya

Buku harian disebut juga dengan buku memorial pelengkap.
Pencatatan pada buku harian berdasarkan bukti-bukti yang sah, antara lain
1.Faktur    = Bukti pembelian barang secara kredit
2.Kuitansi = Bukti pembelian barang lunas
3.Nota kontan
4.Bon kontan
5.Daftar pembayaran
6.Bukti penyetoran uang
7.Tembusan surat pengantar barang dan bukti-bukti pembukuan yang sah

2.Tata cara membukukan buku harian

Lajur ayat pembukuan buku harian sebagai berikut :

http://iwanttohappierever.blogspot.com/2014/03/buku-harian-akutansi-smp.html










Atau



Keterangan

1.Lajur 1 untuk menuliskan bulan
2.Lajur 2 untuk menuliskan tanggal ( secara berurutan )
3.Lajur 3 untuk menuliskan keterangan tentang transaksi keuangan
4.Lajur 4 untuk menuliskan jumlah uang sebagaimana yang tertera di dalam transaksi
5.Pada bagian atas dari buku harian dituliskan nama tempat dan tanggal, bulan, tahun
6.Pada awal buku harian dimulai dengan kalimat pembukuan sebagai berikut : Hari ini pembukuan dibuka dengan ....... ( di ayat-ayat yang tercantum pada neraca awal), lalu ditutup dengan garis pemisah.
7.Pencatatan transaksi dilakukan secara kronologis ( berurutan ) dengan disertai bukti-bukti pembukuan yang sah
8.Setiap transaksi yang terjadi selalu dibatasi oleh garis pemisah
9.Contoh membukukan transaksi pada buku harian
1.    Pembelian dengan kredit
Dibeli dari Hasan, Porong 10 kuintal beras Rp. ......

2.    Penyetoran prive
Diterima dari prive Rp. .....
Atau   
Diterima pada kas dari prive Rp. .....

3.    Pengambilan prive
Diambil untuk prive Rp. .....

4.    Membayar cek
Dibayar kepada Bapak Rahadi, Bangil dengan cek atas Bank Rp. .....

5.    Menyetor uang kas kepada bank
Disetor pada Bank Rp. .....
Atau
Disetor dari kas ke Bank Rp. .....

6.    Menerima tagihan
Diterima dari Ibu Hj. Aminah, Gresik Rp. ......
Atau
Diterima per kas dari ibu Hj. Aminah, Gresik Rp. .....

7.    Membayar pembelian yang telah dilakukan dengan kredit
Dibayar kepada Bp. Hidayat, Bandung Rp. .....
Atau
Dibayar per kas kepada Bp. Hidayat, Bandung Rp. .....

8.    Penjualan per kas
Dijual per kas 20 kuintal beras Rp. .....

9.    Penjualan dengan kredit
Dijual kepada Nn. Biby, Bangil 2 Kuintal kopi Rp. .....

10.    Pembelian per kas
Dibeli per kas 3 kuintal Rp. .....

11.    Apabila halaman buku harian sudah penuh, perlu dibuka halaman baru buku harian dengan cara :
1.    Menutup buku harian dengan uraian “Dipindahkan”
2.    Membuka halaman baru buku harian dengan uraian “Pindahan” dengan menuliskan jumlah uang yang dipindahkan

Contoh :
Memindahkan buku harian yang sebelumnya penuh

http://iwanttohappierever.blogspot.com/2014/03/buku-harian-akutansi-smp.html





Pada halaman buku harian yang baru dipindahkan akan nampak sebagai berikut:


http://iwanttohappierever.blogspot.com/2014/03/buku-harian-akutansi-smp.html



12.    Jumlah uang yang tertera di dalam buku harian tidak dijumlahkan
13.    Pada akhir setiap bulan, buku harian tidak ditutup.
14.    Dalam praktek, buku harian itu digunakan untuk masa pembukuan satu tahun secara terus menerus
15.    Perbedaan pembukuan transaksi pada bulan satu dengan bulan lain dilihat dari nama bulan yang tercantum pada lajur tunggal
16.    Buku harian bersumber pada neraca

Contoh :

Bapak Anwar, Gresik membuka pembukuannya pada 1 Januari 2013 dengan neraca sebagai berikut :



http://iwanttohappierever.blogspot.com/2014/03/buku-harian-akutansi-smp.html



Selama tahun buku 2013 terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut:
•    2 Januari Dibeli per kas 5 kuintal beras @ Rp. 300.000,00 = 300.000 * 5 = Rp. 1.500.000,00
•    4 Januari Diterima per kas tagihan dari Subhan, Surabaya Rp. 750.000,00
•    6 Januari Diterima per kas tagihan dari Bp. Suryanto, Sidoarjo Rp. 1000.000,00
•    8 Januari Dibeli materai Rp. 6.000,00
•    10 Januari Dibayar ongkos Rp. 500.000,00
•    12 Januari Dibayar rekening telepon Rp. 200.000,00
•    14 Januari Diambil dari kas untuk prive Rp. 500.000,00
•    20 Januari Dibeli 3 kuintal gula dari H. Bari, bangil @ Rp. 400.000,00 = Rp. 1.200.000,00
•    21 Januari Dijual gula kepada Bp. Bahri, Gresik 2 kuintal, beras @ Rp.280.000,00 = Rp. 560.000,00
•    23 Januari Diambil dari BCA, Gresik Rp. 750.000,00
•    25 Januari Disetor pada BCA, Gresik Rp. 1.500.000,00
•    26 Januari Dibayar pajak melalui BCA, Gresik Rp. 300.000,00
•    27 Januari Dibayar pada Bp. Suhari, Malang Rp. 2.000.000,00
•    31 Januari Disetor pada BCA, Gresik Rp. 500.000,00

Bila transaksi tersebut diatas disusun ke buku harian dengan bersumber pada neraca per Januari 2013 maka,





Post a Comment

- Comment dilarang spam-menyebarkan link
- Untuk mendapatkan backlink berkomentarlah menggunakan gmail / openid
- Dilarang komentar 'dewasa'
-Sharing is Caring. Jangan lupa like fanpage kami

Refano Pradana

{google-plus#https://plus.google.com/u/0/112244076923112035800/} {pinterest#https://id.pinterest.com/apsdbgsmgs/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget