6 Hikmah turunnya nabi Isa, bukan nabi lain

6 Hikmah turunnya nabi Isa, bukan nabi lain
Menara putih, Masjid al-umawi, Damaskus, disini nabi Isa turun diantara dua malaikat

Hikmah diturunkannya Nabi Isa di akhir zaman untuk membunuh dajjal

Sebagian ulama mencari hikmah diturunkannya Isa AS pada akhir zaman, bukan nabi yang lain. Menurut mereka terdapat beberapa hikmah, yaitu :
1.    Untuk menolak anggapan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Isa AS. Lalu Allah menjelaskan kebohongan mereka  beserta pemimpin mereka si Dajjal, sebagaimana dijelaskan dalam pembicaraan terdahulu
2.    Isa AS menjumpai keutamaan umat muhammad صلى الله عليه Ùˆ سلم tercantum dalam Injil seperti firman Allah ta‘ala dalam Al-Qur’an :  “Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat, dan sifat-sifat mereka dalam Injil seperti tanaman yang mengeluarkan, lalu tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lantas menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya.” (Al-Fath: 29).

Maka Isa berdo’a kepada Allah agar dimasukkan ke dalam golongan mereka. Lalu Allah mengabulkan doanya dan  mengekalkan kehidupannya hingga ia akan turun pada akhir zaman sebagai pembaharu terhadap urusan Islam. Imam Malik Rahimahullah berkata, “Telah sampai berita kepadaku bahwa orang-orang Nasrani apabila melihat para sahabat menaklukkan Syam, mereka berkata, ‘Demi Allah, sesungguhnya mereka lebih baik daripada kaum Hawariyyun menurut berita yang sampai kepada kami.” (Tafsir Ibnu Katsir 1:343).
Dr. Muslih Abdul Karim, dalam disertainya tentang Isa Al-Masih menyebutkan beberapa banyak hikmah mengenai turunnya Isa As sebagai berikut :

Hikmah Pertama
Untuk menyanggah pengakuan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuhnya. Allah akan membongkar kebohongan mereka, dan sebaliknya Isa dan orang-orang muslim yang akan menghabisi mereka.
Ketika menafsiri surah an-Nisaa’ ayat 159, “Tidak ada seorang pun dari ahli kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya,...” Ibnu Katsir mengomentari pendapat Ibnu Jarir ath-Thabari tentang makna ayat ini bahwa tidak ada seorangpun dari ahli kitab setelah Isa AS turun ke bumi nanti yang tidak beriman kepadanya sebelum Isa AS meninggal. Ibnu Katsir berkomentar, ‘Tidak diragukan lagi bahwa pendapat Ibnu Jahrir itu betul, karena yang dimaksud dari susunan kalimat ayat itu adalah menetapkan kesalahan klaim orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Isa AS dan menyalibnya, dan pengakuan orang nasrani berseberangan dengan klaim orang-orang Yahudi itu. Allah memberitahukan bahwa masalah sebenarnya tidaklah demikian. Sebaliknya, Allah menyerukan seseorang dengan Isa AS dan orang inilah yang mereka bunuh, sedang mereka tidak memastikan hal itu.”[1]

Di dalam hadits riwayat Abu Umamah al-Bahili di atas terdapat dalil yang menunjukkan sanggahan terhadap orang-orang Yahudi yang mengklaim telah membunuh Isa AS, dan sebaliknya Isa AS dan orang-orang Islamlah yang akan membunuh mereka. Sebagaimana disebutkan, “setelah selesai sholat, Isa AS berkata, ‘Bukalah pintunya.’ Tiba-tiba di belakang pintu itu ada Dajjal bersama tujuh puluh ribu orang Yahudi. Semuanya membawa pedang yang berhias dan berpakaian tebal. Ketika Dajjal melihat Isa AS maka ia cepat-cepat menghilang diantara mereka, bagaikan garam larut dalam air. Ia cepat-cepat lari. Isa berkata, ‘saya punya pukulan yang tidak dapat kamu tandingi.’ Maka, Isa AS menemukan Dajjal di pintu Lud sebelah timur dan membunuhnya. Kemudian Allah mengalahkan orang-orang yahudi. Segala sesuatu yang dijadikan orang Yahudi sebagai tempat persembunyian, dijadikan Allah dapat berbicara; baik batu, pohon, dinding, maupun binatang, kecuali Gharqad (pohon berduri) yang tidak berkata karena pohon itu milik mereka. Semuanya mengatakan, “Hai hamba Allah yang muslim, ini ada orang Yahudi. Datanglah kemari dan bunuhlah dia...”

Di dalam hadits Jabir yang diriwayatkan Ahmad dan Hakim disebutkan, “Kemudian Isa bin Maryam turun pada dini hari dan berkata, Wahai manusia, mengapa kalian tidak keluar mencari pembohong yang jahat itu...” Kalimat seterusnya adalah, “Maka ia mencarinya lalu membunuhnya, sampai pohon dan batu pun memanggil-manggil, ‘Wahai ruh Allah, ini ada orang Yahudi.’ Sehingga tidak ada seorang pun dari mereka yang tidak dibunuh.”[2]

Hikmah kedua
Di antara hikmah turunnya Isa AS ke bumi adalah menghilangkan fitnah yang ditimbulkan Dajjal dengan membunuhnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nawas bin Sam’an dari Nabi Muhammad صلى الله عليه Ùˆ سلم sebagai 
berikut :
Kami bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana kecepatannya di bumi ini?” Beliau menjawab, “Bagaikan hujan ditiup angin, lain ia mendatangi orang-orang dan mengajak mereka, dan merekapun beriman dan mengikutinya, ia menyuruh langit menurunkan hujan dan bumi untuk menumbuhkan tetumbuhan, binatang ternak mereka yang keluar pagi hari, pada sorenya pulang dengan punuk yang lebih tinggi, susu yang penuh, perut memanjang. Kemudian ia mendatangi satu kaum dan mengajak mereka, tetapi mereka menolak, ia pun pergi meninggalkan mereka; kaum itupun kemudian tertimpa kekeringan, dan tidak punya harta sedikitpun. Kemudian ia melewati tanah kosong yang gundul lain ia berkata, “Keluarkan kekayaanmu!” Kekayaan bumi pun keluar mengikuti dajjal seperti kelompok lebah mengikuti lebah ratu yang memimpin mereka.

Kemudia Dajjal memanggil seorang pemuda yang penuh energik, lain dipotongnya menjadi dua bagian yang jauh terpisah antara satu dengan lainnya sejauh lemparan panah, lalu dipanggilnya, dan kedua bagian itu datang menyatu dengan wajah cemerlang sambil tertawa. Saat dia seperti itu, Allah mengutus Al-Masih Isa bin Maryam turun di menara putih disebelah timur Damaskus berpakaian dua potong; kedua tangannya berpegang pada sayap dua malaikat. Bila ia menunduk maka kepalanya meneteskan air, dan bila mengangkat kepalanya, maka kepalanya meneteskan butir-butir air yang berkilauan laksana mutiara. Setiap orang kafir yang mencium baunya pasti mati, dan napasnya mencapai batas sejauh mata memandang mata. Ia lalu mencari Dajjal hingga mendapatkannya di Bab Lud dan membunuhnya...”[3]


Hikmah ketiga
Turunnya Isa AS ke bumi karena ajalnya sudah dekat, agar dapat dikubur di bumi karena setiap makhluk yang terbuat dari tanah tidak akan mati kecuali di tanah. Allah berfirman, “Dari tanah itukami ciptakan kalian, dan kepadanyalah kami kembalikan, dan darinyalah Kami keluarkan kalian sekali lagi.” (Thaha : 55)
Ketika menafsiri firman Allah ta’ala, “Dan kepadanyalah kami kembalikan kalian”, Ar-Razi mengatakan yang dimaksud dengan mengembalikan di sini ialah mengembalikan ke kubur sebagai persemayaman setiap orang yang mati, kecuali orang yang diangkat Allah ke langit. Orang yang mempunyai kondisi seperti itu, kemungkinan besar akan dikembalikan lagi ke bumi setelah itu.”


Hikmah keempat
Diantara hikmah turunnya Isa AS untuk membuktikan kebohongan orang-orang Yahudi yang mengklaim telah membunuh Isa AS. Sebaliknya, Isa AS nanti akan membunuh mereka, seperti yang disebut dalam Hadits Abu Hurairah tentang turunnya Isa AS “... Kemudian ia menghancurkan salib, membunuh babi dan membebaskan pajak nonmuslim”
Ibnu Hajar mengatakan, “Maksudnya meruntuhkan agama Nasrani dengan menghancurkan salib dan menggugurkan pengagungan terhadap Isa AS. Ia juga menyuruh membunuh babi sebagai penegesan tentang haramnya makan daging babi, di samping celaan besar kepada umat Nasrani yang mengaku mereka mengikuti jalan Isa AS, yang kemudian menghalalkan babi dan berlebihan mencintai Isa.”
Isa AS kemudian membawa ahli kitab masuk ke agama Islam. Tidak ada alternatif yang dapat diterima kecuali masuk Islam atau dibunuh. Dengan demikian agama satu-satunya adalah Islam, tidak ada orang kafir Dzimmi yang harus membayar pajak karena mereka sudah tidak ada lagi.



Hikmah kelima 
Setelah tahu sifat Muhammad S.A.W dan umatnya, Isa AS berdoa kepada Allah ta’ala agar dijadikan salah seorang umat Muhammad. Maka ia turun ke bumi di akhir zaman dan memperbaharui perkara Islam. Isa AS akan turun bersamaan waktunya dengan  munculnya Dajjal, lalu Isa AS membunuhnya.


Hikmah keenam
Turunnya Isa AS menunjukkan keistimewaannya berdasarkan sabda  Nabi Muhammad صلى الله عليه Ùˆ سلم, “Saya orang yang paling dekat dengan Isa bin Maryam, karena tidak ada nabi antara aku dan dia. “ Rasulullah saw adalah orang yang mempunyai kekhususan dan paling dekat dengannya, karena Isa AS membawa berita bahwa akan datang seorang utusan Allah setelah dia dan mengajak manusia untuk membenarkannnya dan mengikutinya. Allah berfirman, “Dan (ingatlah) ketika Isa bin Maryam berkata, ‘Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian, membenarkan kitab yang turun sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang datang sesudahku yang namanya Ahmad (Muhammad). Maka tatkala rasul itu datang  kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, “ini adalah sihir yang nyata” (ash-shaff : 6)


[1] Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qur’an al-‘Azhlm, jld 1, halaman. 878.
[2]Ahmad, al-Musnad, jld. 3, hlm 367. Al-Hakim, al Mustadrak, Jld, hlm.  540. Al-Haitsami, Majma’ az-Zawa’id, jld.7, hlm. 344
[3]Shahih Muslim  syarh an-Nawawi, kitab “al-Fitan wa Asyrat as-Sa’ah”, bab “Dzikr ad-Dajjal”,jld. 18, hlm. 168. Musnad Ahmad, jld. 4, hlm. 182. Sunan Ibnu Majah,kitab “al-Fitan”, bab “Fitnah ad-Dajjal”, jld.3, hlm. 1356-1359. Sunan Abu Dawud kitab “al-Mala”, bab “Khuruj ad-Dajjal”, jld. 4, hlm. 117.


Terima kasih sudah berkunjung di blog saya. Kalau artikelnya membantu tolong like fanspage fb, follow twitter atau subscribe, Anda hanya memerlukan waktu kurang dari 2 menit untuk membuka sebuah artikel website ini, sedangkan saya perlu beberapa jam, bahkan berminggu-minggu untuk memposting satu artikel, kalau artikelnya kurang membantu tolong berikan saran yang baik, dilarang spam dan bertasbih kotor di website ini.

Post a Comment

- Comment dilarang spam-menyebarkan link
- Untuk mendapatkan backlink berkomentarlah menggunakan gmail / openid
- Dilarang komentar 'dewasa'
-Sharing is Caring. Jangan lupa like fanpage kami

Refano Pradana

{google-plus#https://plus.google.com/u/0/112244076923112035800/} {pinterest#https://id.pinterest.com/apsdbgsmgs/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget